Setelah kegiatan Halal Bi Halal bersama para guru, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, KH. Hamim Sya’roni, melanjutkan dengan serangkaian acara serupa bersama siswa-siswi yang berada di bawah naungan pesantren. Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan pentingnya memuliakan, mengagungkan, dan mengamalkan ilmu sebagai pijakan dasar dalam kehidupan. Beliau mengungkapkan bahwa menghormati guru merupakan salah satu aspek utama dalam memuliakan ilmu.

KH. Hamim Sya’roni juga menekankan bahwa ilmu yang dipelajari harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, karena tanpa penerapan yang benar, ilmu tersebut tidak akan membawa manfaat atau berkah. Beliau mengutip dari kitab “Bidayatul Hidayah,” yang menyatakan “Manisdada ilman walam yazdad hudan lam yazdad minallahi illa bu’dan” – artinya, peningkatan dalam ilmu harus diikuti dengan peningkatan dalam petunjuk dari Allah, jika tidak, itu hanya akan menjauhkan kita dari-Nya.

Dalam lanjutan tausiyahnya, KH. Hamim Sya’roni memberikan arahan khusus kepada siswa-siswi untuk rajin dalam menuntut ilmu di sekolah mereka, karena ilmu adalah kunci menuju sukses di dunia dan akhirat. Beliau menekankan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas yang disediakan oleh pesantren, seperti menjaga kebersihan dan tidak merusak sarana prasarana yang ada.

Beliau juga mengingatkan siswa-siswi untuk menjaga lingkungan sekolah dengan disiplin, misalnya dengan tidak membawa bangku keluar dari kelas tanpa alasan yang jelas dan tetap berada di lingkungan sekolah selama jam pelajaran. KH. Hamim Sya’roni juga menekankan pentingnya menjaga nama baik pesantren dengan menampilkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.

Melalui kedua tausiyah ini, KH. Hamim Sya’roni berharap siswa-siswi Pondok Pesantren Al Falah dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya berilmu tinggi tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki kesadaran tinggi akan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari komunitas yang lebih besar.

Acara Halal Bi Halal ini tidak hanya menjadi momen untuk mendengarkan arahan dari pengasuh, tetapi juga sebagai kesempatan bagi siswa-siswi untuk saling berinteraksi dan bermaaf-maafan. Ini adalah momen untuk memperkuat hubungan antar siswa dan antara siswa dengan pengasuh serta staff pengajar, sehingga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan spiritual dan akademis.

KH. Hamim Sya’roni juga menambahkan bahwa penting bagi semua siswa untuk menghargai kesempatan belajar yang telah diberikan. Beliau mengajak siswa-siswi untuk mengambil setiap kesempatan belajar sebagai sebuah anugerah dan berusaha untuk mengoptimalkan manfaat tersebut demi masa depan yang lebih cerah.

Mengakhiri tausiyahnya, beliau mendoakan agar semua siswa-siswi diberkahi dengan keberhasilan dalam studi mereka dan bahwa mereka mungkin menjadi contoh bagi generasi yang akan datang. Doa bersama yang dipimpin oleh KH. Hamim Sya’roni menjadi penutup acara yang penuh emosi ini, meninggalkan kesan mendalam di hati para hadirin.

Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, Pondok Pesantren Al Falah berharap untuk menginspirasi siswa-siswinya agar terus mengejar keunggulan dalam segala aspek kehidupan, dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman yang telah menjadi ciri khas pendidikan di pesantren. Acara ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjalin kebersamaan dan saling menghormati dalam komunitas, menguatkan fondasi moral dan spiritual yang akan membimbing mereka sepanjang kehidupan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *